Jika Arsenal Gagal Lolos Ke Liga Champions Lagi, Bagaimana Nasib Unai Emery?

Musim 2019/20 ini disebut sangat penting bagi Unai Emery dan Arsenal. Pelatih berdarah Spanyol itu harus bisa mencapai target menembus zona Liga Champions, jika tidak Emery mungkin harus angkat kaki dari Emirates Stadium.

Emery meneken kontrak dua tahun ketika tiba di Arsenal pada 2018 lalu. The Gunners punya opsi memperpanjang agen casino kontrak tersebut satu tahun lagi.

Musim lalu, pimpinan Arsenal sudah cukup puas dengan hasil kerja Emery. Mereka merasa Emery hanya tidak beruntung gagal menembus zona Liga Champions, baik melalui Premier League maupun Liga Europa.

Kini, Emery punya satu kesempatan lagi untuk membuktikan diri. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2
Sikap Klub
Menurut The Times, saat ini sikap pihak klub lebih tegas dari musim lalu. Mereka merasa sudah mendukung Emery dengan mendatangkan pemain-pemain yang dia inginkan pada bursa transfer musim panas ini.

Sebab itu, pimpinan Arsenal mengharapkan torehan yang lebih baik dari musim lalu. Emery harus bisa membawa timnya mencapai empat besar dan mengamankan satu tiket ke Liga Champions jika ingin dipertahankan.

Apabila gagal, pemecatan jadi konsekuensi. Emery boleh jadi sedang berusaha membangun skuad, tapi Arsenal tidak boleh berlama-lama tanpa Liga Champions.

“Kami sudah mengatakan pada Unai bahwa kami gagal tipis mencapai Liga Champions tahun lalu. Namun, tahun ini, dengan skuad yang lebih kuat, kami berharap Emery bisa melakukan itu,” tutur Raul Sanllehi, direktur sepak bola Arsenal.

2 dari 2
Rugi Besar
Arsenal terakhir kali berlaga di Liga Champions pada musim 2015/16. Artinya, sudah tiga musim beruntun The Gunners tidak merasakan panggung paling bergengsi di Eropa.

Bagi klub sebesar Arsenal, tiga kali absen dari Liga Champions adalah kegagalan besar. Mereka rugi banyak hal, yang paling jelas adalah kehilangan sumber pemasukan uang yang cukup besar.

Sebab itu, musim ini adalah musim terpenting bagi Arsenal. Mereka harus kembali ke Liga Champions, Unai Emery harus menemukan cara.

Emery boleh jadi sedang membangun tim, tapi jika dia gagal menembus empat besar, mungkin Arsenal lebih baik dilatih Arsene Wenger.  poker online indonesia