Chat with us, powered by LiveChat

Jika Punya Rasa Hormat, Paul Pogba Seharusnya Mengembalikan Martabat Manchester United

Paul Pogba diyakini hanya boleh meninggalkan Manchester United dalam kondisi terbaik. MU terus terpuruk dalam beberapa musim terakhir, dan kepergian Pogba bisa jadi memperburuk kondisi tersebut. Setan Merah belum kembali jadi salah satu tim terbaik di Inggris.

Casino Online – Beberapa pekan lalu, Pogba menyampaikan langsung hasratnya di depan publik. Dia mengaku ingin menghadapi tantangan baru yang lebih menarik, yang dapat diartikan sebagai hasrat meninggalkan Old Trafford.

Sang agen, Mino Raiola memperkeruh situasi ini dengan membenarkan perkataan Pogba. Raiola yakin sudah bukan rahasia lagi bahwa Pogba ingin pergi, dan mengaku pihaknya sedang mengusahakan proses kepergian Pogba

Ucapan Pogba dan Raiola ini tentu menodai harga diri MU. Sebagai salah satu klub terbesar di dunia, MU seakan-akan dipermainkan oleh Pogba, tetapi Setan Merah masih bisa mengatasi masalah ini dengan baik. Judi Bola

Terbukti, Pogba tidak membangkang perintah klub, dia masih setia mengikuti jadwal pramusim Setan Merah. Analis Sky Sports, Andy Mitten menghargai sikap Pogba ini, dan berharap Pogba mau melanjutkannya dengan bertahan dan mengembalikan identitas MU.

“MU tidak mau dipermainkan oleh pemain. Pemain-pemain meneken kontrak untuk suatu alasan, dan saya menghargai keputusan MU yang mempertahankan posisi mereka dan tidak mau dipermainkan agen, tetapi sangat sulit mempertahankan pemain ketika dia mengatakan secara terbuka bahwa dia ingin pergi dan ingin menghadapi tantangan baru,” kata Mitten.

“Dia terlibat dalam kegagalan musim lalu. Jika dia punya rasa hormat maka seharusnya dia membantu MU kembali sebagai tim hebat seperti seharusnya.”

Sayangnya, Mitten tahu kepergian Pogba bakal melukai MU. Pogba merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad Setan Merah, bahkan statistik mencatat dia merupakan pemain terbaik MU musim lalu. Kepergan Pogba bakal mendorong MU menemukan pengganti yang setara.

“Paul Pogba merupakan sosok yang sangat berpengaruh di ruang ganti. Banyak pemain-pemain muda yang memandangnya. Dia menjadi sosok utama di ruang ganti ketika Wayne Rooney pergi, ketika Zlatan Ibrahimovic pergi,” imbuh Mitten.

“Pemain-pemain mengandalkan Pogba untuk alasan yang jelas. Dia profesional, dia sopan, dia cerdas, dia bisa menggunakan berbagai bahasa, hidupnya berjalan sukses,” tandas dia.